Anti - Malaysia .

Malaysia adalah sebuah negeri yang sangat rasis, zalim dan tidak demokratis. Media massa di Malaysia dikendalikan pemerintah kerajaan Malaysia, sehingga yang diberitakan selalu saja tentang indahnya Malaysia. Padahal kenyataannya sangat jauh dari yang digambarkan.Anehnya, warga Malaysia mau saja ditipu pemerintahnya sendiri. Mereka merasa nyaman dengan kemakmuran yang masih sedikit itu.

Kasian sekali warga Malaysia, mudah puas dengan kekayaan yang sedikit. Itulah kenyataan yang ada di Malaysia. So, let's yell....Malaysia trully liar asia ! Keep in peace and smile :) Semoga Malaysia sadar dengan kenyataan ini dan mau memperbaiki negerinya agar tidak arogan dan zalim. Amin.
Tampilkan postingan dengan label Indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Indonesia. Tampilkan semua postingan

Indonesia Masa Depan Malingsial



YOGYAKARTA, KOMPAS - Kolumnis asal Malaysia, Karim Raslan, menyatakan bahwa pelaku bisnis dan politisi di negaranya mulai menyadari bahwa Indonesia adalah masa depan Malaysia. Oleh karena itu, mereka mulai mengubah pandangannya terhadap Indonesia.
Hal itu disampaikan Karim Raslan dalam diskusi bukunya berjudul Ceritalah Indonesia, Jumat (15/10) malam di Yayasan Umar Kayam, Yogyakarta. Dalam diskusi, para peserta lebih banyak menanyakan pandangan Karim Raslan dan masyarakat Malaysia pada umumnya terhadap Indonesia. ”Banyak orang bisnis sadar bahwa negara yang punya potensi adalah negara besar. Makanya mereka merasa harus melihat Indonesia,” katanya.
Selain kalangan bisnis, kata dia, politisi di Malaysia juga menganggap penting hubungan dengan Indonesia. Ia berpendapat Indonesia adalah pentas penting bagi para politisi Malaysia. Hal itu bisa dilihat dari seringnya tokoh oposisi Malaysia, Anwar Ibrahim, berkunjung ke Indonesia. ”Kedekatan hubungan Anwar dengan tokoh penting di Indonesia membuat dia mengalahkan politisi lain,” katanya.
Buku yang didiskusikan ini berisi esai-esai Karim yang telah diterbitkan di sejumlah media, baik media di Indonesia maupun di luar Indonesia.
Pengajar Jurusan Sejarah Universitas Gadjah Mada, Budiawan, yang menjadi pembahas buku, menyatakan, Karim adalah sosok warga negara diaspora. Ia bisa menulis esai yang kritis tentang negerinya sendiri. (ARA)

Pasukan Garuda Berhasil Nonaktifkan 17 Roket di Libanon

Adshit Al Qusayr - Dalam 9 hari, pasukan Garuda yang tergabung dalam Kontingen Garuda XXIII-B berhasil menjinakkan 17 roket dan mortir sisa perang Hizbullah-Israel. Penemuan ini berkat kedekatan prajurit Indonesia dengan warga Libanon.

"Penemuan roket dan granat mortir ini sejak tanggal 3 Januari sampai dengan 11 Januari 2008 seluruhnya merupakan hasil informasi masyarakat di wilayah operasi Kontingen Indonesia," ungkap Perwira Penerangan Satgas Yon Mekanis TNI Konga XXIII B/UNIFIL, Kapten Chb Sandy M Prakasa SIkom, dalam pernyataan tertulisnya ke redaksi detikcom, Senin (21/1/2008).

Penemuan ini menjadi fenomenal, bukan saja karena kelihaian prajurit Merah Putih menjinakkan roket, juga karena keterbukaan warga Libanon kepada tentara Indonesia. Warga Libanon yang mayoritas mendukung Hizbullah cenderung kurang menyukai tentara PBB yang tergabung dalam UNIFIL.

"Hanya kepada tentara Indonesialah masyarakat mau berbagi informasi tentang berbagai hal, termasuk tentang adanya roket, amunisi mortir, ranjau dan cluster bom di wilayah mereka. Walaupun pada awalnya mereka juga mencurigai prajurit-prajurit Merah Putih, namun berkat pendekatan persuasif yang dilakukan secara intensif oleh seluruh prajurit termasuk Dansatgas sendiri, masyarakat Libanon akhirnya percaya bahwa keberadaan Kontingen Indonesia adalah untuk membantu mereka mencapai kehidupan dan stabilitas perdamaian yang lebih baik," jelas Sandy.

Fakta fenomenal ini terungkap saat Wadan Satgas Konga XXIII-B Letkol Mar Ipung Purwadi memaparkan kinerja pasukan Garuda di hadapan rombongan perwira staf dari Spanyol yang akan merotasi jabatan di Sektor Timur UNIFIL yang dipimpin Letkol Macarro di Taalt Kasaaf, Libanon Selatan, Minggu (20/1/2008).

Jenis roket dan granat mortir yang ditemukan pasukan Garuda seluruhnya tergolong Unexploded Ordonance (Uxo) atau amunisi yang belum meledak. Artinya, roket dan granat ini masih membahayakan jiwa manusia sebab walaupun fuze (pemicu) yang ada dalam Uxo ini tidak bekerja lagi namun bahan peledak di dalamnya masih aktif dan siap meledak kapan saja tergantung dari faktor eksternal yang menjadi pemicunya.

Ramalan Soekarno Untuk Malaysia

Tanggal 6 Juni merupakan momen kelahiran seorang tokoh besar bangsa Indonesia yang semasa hidupnya hanya dicurahkan untuk kepentingan tanah airnya. Nama panggilannya ketika masih kanak-kanak Kusno yang kemudian lebih dikenal dengan Soekarno. Ia adalah tokoh penggerak revolusi di negeri ini dengan pidato-pidatonya yang cukup menarik perhatian setiap orang yang mendengarnya. Setiap kali ia berkata dengan bahasa retorikanya yang menggebu-gebu, baik tentara Belanda, Jepang maupun para pejuang Indonesia higga petani berhenti untuk mendengarkan apa yang diucapkannya itu, bukan karena lulucon yang ia sampaikan, akan tetapi simpati setiap orang yang membuatnya banyak mendatangkan simpati dari kawan maupun lawan-lawannya.
Demi untuk mengapai cita-cita negara Indonesia yang merdeka, ia rela berkorban dengan segala konsekuensi yang akan ia terima dengan ikhlas. Selama hidunya untuk mengabdi kepada negara, ia sudah beberapa kali dipenjarakanoleh pemerintahan kolonial yang sedang berkuasa saat itu. Namun semangatnya tetap membara untuk melepasan Indonesia dari belenggu para penjajah yang ingin mengeruk kekayaan alam bangsanya. Sayangnya diakhir hidupnya ia diasingkan oleh anak bangsanya sendiri dengan kesendirian. Ia dituduh menghianati bangsanya sendiri yang selama ini ia perjuangkan dengan luka dan darah. Bahkan hampir tak seorangpun tahu ia sedang digerogoti oleh penyakitnya yang mulai menyerangnya dengan tanpa ampun di akhir hidupnya, padahal jasa-jasanya untuk bangsa ini sampai kini masih eksis berdiri ditengah-tengah kita. Pancasila adalah rumusan warisan Soekarno yang kini masih menjadi lambang negara Indonesia yang Bhineka.

Soekarno adalah sosok pemimpin yang patut ditiru oleh para pemimpin kita saat ini yang masih begitu lemah memimpin bangsa ini. Sikap tegasnya yang tidak pernah gamang mengambl kebijakan adalah ciri khas Soekarno yang belum diwarisi oleh pemimpin-pemimpin negeri kita saat ini. Apalagi rela mengorbankan apasaja demi kepentingan bangsanya. Wajar jika negeri ini terus memperoleh statemen yang buruk oleh karena kerja para pemimpin kita sepeninggal Soekarno yang tidak pernah becus memimpin bangsanya. Inilah yang ditakutkan oleh Soekarno saat itu, ia menunjukan ketegasannya kepada siapa saja yang ingine mengambil secengkal tanahpun milik Indonesia yang ia perjuangkan mati-matian, sementara kita lihat para pemimpin saat ini ketika ada wilayah Indonesia yang diterobos oleh negara lain seolah tak bisa berbuat apa-apa, kecuali hanya bersikap pasrah.



Awas Malaysia

Sekali lagi keberanian soekarno yang selalu mengangkat tema revolusi harus teruji, apakah ia benar memperjuangkan kepentingan bangsanya atau hanya untuk kepentingan pribadinya semata. Saat itu pada tahun 1962 Soekarno membuka konfrontasi dengan Malaysia yang ingin menjadikan sebagian wilayah Indonesia di kalimantan menjadi wilayahnya. Dalam salah satu pidatonya, Seoakrno dengan lantang mengeluarkan statemen “Ganyang malaysia” sebuah statemen yang cukup terkenal saat itu, menunjukan keberanian yang tidak tertandingi meskipun dengan mengandalkan kekuatan seadanya, meskipun dengan mengorbankan dua ribu kopassus dalam menghadapi pasukan Inggris dan Australia yag melindungi Malaysia.

Pernyataan Soekarno ini bukan dengan tanpa alasan, ia mulai mencium bau busuk keberadaan Malaysia yang didukung oleh Inggris dan Australia. Kekalahan Indonesia saat itu bukan berarti merupakan kekalahan telak karena pasukan Indonesia tidak berhadapan secara langsung dengan pasukan diraja Malaysia. Soekarno memandang cukup getir masa depan bangsa Indoensia nantinya. Sebagai Negara boneka inggris, menurut Soekarno, tentunya Malaysia tidak akan pernah berhenti menganggu kemerdekaan dan kedaulatan Indonesia untuk dijadikan sebagai salah satu negara bagiannya atas nama persamaan ras Melayu.

Stateman ganyang Malaysia yang diucapkan oleh Soakarno dengan lantang menunjukkan bagitu tegasnya ia pada siapa saja yang akan menganggu kedaulatan Indonesia. Ia berfikir, jika ia bersikap lunak maka nasib bangsa Indonesia kedepan akan selalu menjadi incaran negara-negara tetangga yang menginginkan wilayah Indonesia yang cukup luas, bahkan merupakan wilayah yang paling luas di di Asia Tengara. Apalagi sejarah masa lalu mereka pernah menjadi taklukan kerajaan Majapahit yang hampir menguasai sebagian besar Asia Tenggara.



Pelajaran untuk pemimpin saat ini

Yang paling ironis adalah kepemimpinan Indonesia saat ini yang seharusnya menjadi pelanjut perjuangan Soekarno. Para pemimpin kita sat ini justru berkalung kepentingan pribadi dan kelompoknya, bukan mengedepanan kepentingan bangsanya, nama Soekarno yang bahkan dipajang disalah satu partai politik hanya dimanfaatkan untuk kepentingan partainya demi untuk menarik simpati rakyat. Sementara semangat Soekaro yang dulu mengebu-ngebu untuk melanjutkan revolusi tidak terdengar lagi ditelinga kita.

Dibutuhan pemimpin yang memiliki jiwa revolusi untuk membangun negeri ini. Jiwa-jiwa pemimpin yang tidak pernah kenal lelah dalam mebela bangsanya. Jiwa-jiwa pemimpinan yang siap membela kedaulatan republic Indonesia dari gangguan luar. Yang jelas, kita sedang lemah dalam segala bidang, baik pertahanan, keamanan maupun ekonomi. Belum ada sosok pemimpin seperti soekarno yang tegas dalam memimpin bangsanya. Nyatnaya apa yang dikahwatirkan oleh Soekarno semsa hidupnya kini telah benar-benar menjadi kenyataan. Kasus pulau Sipadan dan Ligitan kini telah lama jatuh ketangan Malaysia yang sebelumnya brada di perairan Indonesia. Kini menyusul pulau Ambalat yang kini masih dincar oleh Malaysia. Jika para pemimpin bangsa ini tidak memiliki jiwa revolusi sebagaimana Soekarno yang memiliki ketegasan dalam memimpin, maka nasib bangsa ini akan terus menjadi sasaran provokasi dan gangguan kedaulatan oleh Malaysia yang selama ini menaruh kebencian terhadap Indonesia. Bahkan bisa merambah ke Negara-negara lain untuk mengambil kedaulatan kita. Inilah tugas para capres dan cawapres untuk kepemimpinan Indonesia kedepan.

info : http://informasiuptodate.blogspot.com/

Tentang pidato Bung Karno tahun 1963 yang isinya Ganyang Malaysia, sekilas kata katanya:

Ini dadaku, mana dadamu?
Kalau Malaysia mau konfrontasi ekonomi
Kita hadapi dengan konfrontasi ekonomi
Kalau Malaysia mau konfrontasi politik
Kita hadapi dengan konfrontasi politik
Kalau Malaysia mau konfrontasi militer

INDONESIA MENCIPTAKAN ROKET DAN SATELIT, ASTRONOT MALINGSIAL JUALAN SATE DAN SOTO

Bangsa Indonesia adalah bangsa yang berpikir maju. Selalu mencari inovasi untuk membuat atau mencipta sesuatu yang berguna bagi kemajuan bangsa dan dunia.
Sejak awal tahun 1960-an Indonesia telah berjaya di ruang angkasa, negara ini telah dikenal luas dan memiliki teknologi angkasa.

FAKTA 1
Indonesia sedianya akan meluncurkan astronot dengan pesawat Challenger resmi NASA sebagai peneliti tahun 1987 yakni Dr. Pratiwi Sudharmono (Peneliti UI) dan Ir. Taufik Akbar (Ahli Teknik ITB)guna melakukan penelitian di ruang angkasa.

Tetapi sayang tertunda peluncuran akibat kecelakaan pesawat Challenger tahun 1986. Sampai tahun 1998, NASA masih mempersiapkan ke-2 orang tersebut. Tetapi akhirnya ke-2 calon astronot tersebut mengundurkan diri dengan alasan khusus.

Bandingkan dengan dengan Astronot Malingsial Sheikh Muszaphar Shukor yang tidak diterima sebagai astronot NASA, cuma ditawari sebagai partisipan saja.

FAKTA 2
Tahun 1964, Roket Kappa-8 buatan Indonesia-Jepang Pernah Melampaui orbit kosmonot Soviet dan astronot Amerika, saat Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) belum genap setahun umurnya, Indonesia telah mampu membuat roket ilmiah dan sukses meluncurkannya. Kala itu, 14 Agustus 1964, roket yang dinamai Kartika I meluncur dari stasiun peluncuran roket di Pameungpeuk, Garut, Jawa Barat.
Roket berbobot 220 kilogram yang dipersiapkan tujuh bulan saja itu dapat menangkap siaran satelit Tiros milik Amerika. Keberhasilan ini menjadikan Indonesia negara kedua di seantero Asia-Afrika setelah Jepang yang mampu meluncurkan roket buatan sendiri.

FAKTA 3

Dr. Mezak Ratag, astronom Indonesia menemukan beberapa interplanetary nebulae. Namanya diabadikan menjadi nama temuannya tersebut.Namanya telah diabadikan menjadi nama 120 PLANETARY NEBULAE yang ditemukannya sejak 1987. Namanya adalah cluster Ratag-Ziljstra-Pottasch-Menzies dan Ratag-Pottasch. Pria berdarah Manado yang lahir di Malang,Jawa Timur, 24 September 1962 itu mulai dari menjadi astronom ulung yang hasil karyanya telah diakui dunia internasional, hingga sekarang menjadi pakar pemodelan iklim yang mengajar di Program Pascasarjana Meteorologi dan Geofisika Institut Teknologi Bandung (ITB).

FAKTA 4
Indonesia sudah jauh-jauh hari memiliki satelit dimana peluncurannya dilakukan di berbagai tempat di Cape Canaveral Florida, Cosmodrome Rusia, dan Guyana Perancis sampai India. Nama-nama satelit yang telah mengorbit di ruang angkasa:
Telkom telah meluncurkan satelitnya sejak tahun 1968.
Palapa A1
Palapa A2
Palapa B1
Palapa B2
Palapa B2P (diluncurkan pada 29 Maret 1987)
Palapa B2R (diluncurkan pada 13 April 1990)
Palapa B4 (diluncurkan dengan Delta 2 pada 14 Mei 1992; berakhir Mei 2003)
Telkom-1 (diluncurkan dengan Ariane V118 pada 12 Agustus 1999)
Telkom-2 (Milik Satelindo)
Palapa C2
Palapa C1
INASAT-1 - satelit pertama buatan Indonesia, diluncurkan tahun 2006)
LAPAN-TUBSAT - satelit mikro pertama Indonesia, diluncurkan pada tahun 2007

Gambar Satelit mikro LAPAN-TUBSAT buatan Indonesia


Bagaimana dengan Malingsial? Kepikiran meluncurkan satelit saja baru-baru ini dan buatan negara lain pula, sudah belagak pandai.

FAKTA 5
Kemampuan mahasiswa Indonesia di luar negeri ternyata cukup membanggakan nama Tanah Air. Dwi Hartanto, mahasiswa master di Universitas Teknologi Delft (TU Delft), Belanda, rencananya akan meluncurkan nanosatelit yang dinamakan Delfi-n3Xt pada pertengahan tahun 2010.
Mahasiswa Indonesia sedang mempresentasikan satelit buatannya, dan prototipe satelit Delft.



FAKTA 6
Sejak tahun 1922, Indonesia telah memiliki stasiun pengamat bintang dan benda langit, bernama Observatorium Bosscha.


Hingga kini, Bosscha masih menduduki posisi sebagai observatorium terbaik di Asia Tenggara. Sejak berdirinya pada 1923, sekitar 500 kertas kerja telah dihasilkan. Itu berarti kontribusi Indonesia kepada dunia astronomi internasional begitu besar. Bahkan dari 120 kertas kerja dipertemuan astronomi internasional yang diadakan International Atronomical Union (IAU) --yang diikuti 270 peserta dari 24 negara di Asia Pasifik dan Eropa-- 30 kertas kerja berasal dari astronom Indonesia.

FAKTA 7
Indonesia memiliki 30 doktor bidang astronomi. Jumlah itu terbanyak di Asia Tenggara, yang disusul dengan Thailand dan Malingsial (dikit amat?).

FAKTA 8
Indonesia telah meluncurkan ROKET RX 420 sebagai perintis memiliki pengorbit satelit sendiri. Rencananya, uji coba akan dilanjutkan pada 2010 dengan roket yang diluncurkan merupakan gabungan dari RX 420-420 dan 2011 giliran gabungan 420-420 - 320 dan SOB 420.


Pada 2014 seluruh uji coba peluncuran roket selesai dan roket siap mengantarkan satelit dengan nama Nano Satelit dengan ketinggian 300 kilometer dan kecepatan 7,8 kilometer perdetik.
Pengorbitan satelit dengan wahana buatan sendiri ini akan menjadi prestasi pertama luar biasa yang bisa dipersembahkan putra terbaik bangsa.
Lapan juga menciptakan roket RX-150/120. Roket dengan daya jangkau 24 kilometer tersebut berhasil diluncurkan dari wahana bergerak (Panser) pada 31 Maret 2009.
Lapan juga telah melakukan uji coba peluncuran roket RX D230 (RX122) dengan daya jangkau 14 kilometer dapat diluncurkan dengan launcher tabung. Roket berdaya jangkau 10 kilometer itu berfungsi untuk mengetahui kondisi lapangan sebelum seorang marinir diterjunkan itu diuji coba peluncurannya pada 5 Mei 2009.
Selain itu, LAPAN sedang mengujicoba roket penangkal petir untuk melindungi fasilitas penting dan roket untuk membuat hujan buatan.

FAKTA 9
Untuk membungkam Malingsial yang sering berulah, Departemen Pertahanan RI dan TNI AU telah memesan 10.000 roket Fin Folding Aerial Rocket dari PT Dirgantara Indonesia menyusul kebijakan pemerintah yang memprioritaskan penggunaan produksi dalam negeri. Kapasitas 10.000 unit itu untuk satu shift kerja. Apabila permintaan naik, PT Dirgantara Indonesia mampu berproduksi hingga 20.000 unit.
Roket jenis FFAR memiliki tiga tipe berdasarkan diameter serta jarak luncur, yakni tipe MK 60 dengan diameter 100 mm serta tipe MK4 dan MK40 berdiameter 67 mm. Pada TNI AU, roket ini biasa digunakan sebagai senjata untuk jet tempur.
FFAR memiliki kemandirian teknologi yang sulit diketahui negara lain, sebab proses produksinya ditangani seluruhnya oleh personel BUMN strategis itu.

FAKTA TOLOL MALINGSIAL
Pertama, Malingsial sangat berbangga hati dan bengang dengan astronotnya yang diluncurkan melalui Soyuz Rusia dengan sistem imbalan. Rusia kasihan melihat Malingsial yang merasa gengsi dengan Indonesia, sehingga terburu-buru menaikkan astronotnya agar disebut sebagai orang pertama di Asia Tenggara yang mengorbit di angkasa.
Disini letak kebodohan Malingsial, Astronotnya itu masih keturunan orang Indonesia juga, sesuai ucapannya sendiri ketika berada di Bandung:
“Kedua orang tua saya sebenarnya asli Minangkabau, Sumatera Barat. Maka itu jangan sebut saya Astronot Malaysia tapi sebut saja saya Angkasawan Melayu,” ujar Sheikh Muszaphar saat melakukan kunjungan ke Observatorium Boscha Bandung bersama Menristek Kusmayanto Kadiman, Sabtu (15/12/2007).
Kedua, Kerajaan Malingsial juga bengang, dan terkesan memaksakan diri, dengan mencoba berjualan sate dan soto di Angkasa dan menawarkannya kepada kosmonot-kosmonot Rusia, dimana sate dan soto itu didapatkan dari pedagang kaki lima pinggir jalan di Penang dan Kuala Lumpur yang kotor dan jorok.




Ketiga,Malingsial sungguh-sungguh tidak bisa membedakan antara mana Printer dan Roket. Roket RX 420 dianggapnya printer Epson RX 420, dan roket dianggapnya alat pencetak kertas,...
Nampaknya di Malingsial sana, belum mengenal printer deskjet atau inkjet ataupun laset jet,...sepertinya mereka masih mencetak dengan typewriter merk Remington buatan tuan British atau India.
Keempat, sudah jelas-jelas antara roket dan manusia, itu beda. Roket Indonesia dibuat untuk program berkelanjutan sampai Indonesia bisa meluncurkan satelit sendiri,sementara Malingsial cuma mengirimkan astronot saja ke angkasa, tahun-tahun berikutnya entahlah, tidak ada kesempatan, mungkin ia harus beli ratusan kapal pejuang jet dari Amerika dulu kali untuk ditukar dengan 1 astronot, cape deh...
Jelas Indonesia lebih unggul dari Malingsial yang tahap pemikirannya masih primitif,...pikir...

Spesifikasi Senjata Modern Buatan Asli Indonesia

1. MORTIR KOMANDO ( MO-1 / MO-2 / MO-3 )
MORTIR GABUNGAN
senjata11
MO-1
senjata2
MO-2
senjata3
Spesifikasi MO-2
Caliber : 60 mm
Overall lenght of barrel : 855 mm
Total weight (with baseplate,bipod assembly and sight) : 18.0 kg
Barrel + Breech piece : 8.0 kg
Bipad : 4.5 kg
Baseplate : 5.5 kg
sight 1.1 kg
Elevetion provided Traverse without moving the bipod : 40-79
At 50 elevation : 100 mils
At 70 elevation : 140 mils
Rrange
Maximum range : 4000 m
Minimum range : 200 m
Rate of fire : rapid-20 rds per min
MO-3
senjata4
Spesifikasi MO-3
Caliber : 81 mm
Bore diameter : 81,4 mm
Barrel assembly length : 1560 mm SB
Bipod assembly length (folded) : 960 mm
Bipod assembly Weight-Split barrel : 20,9 mm
Bipod assembly weight : 14 kg
Base plat weight : 12,5 kg
Sight instrument accurancy : 1 mil
Sight instrument weight : 1,55 kg
Sight instrument case weight : 2.9 kg
Max. working pressure (piezo) : 1050 kg/cm
Weight of complete mortar : 49 kg
Elevation Range (degree) : 45-85
Range Max. : 6500 m
2. Pistol (double action)
P2-V1
pistol1
P2-V2
pistol21
P2-V3
pistol3
P2-V4
pistol4
Spesifikasi P 2
NSN : -
Calibre : 9 x 19 mm Parabellum
Barrel Length : 100 mm
Overall Length : 177 mm
Capacity : 15 Rounds
Weight : 0.8 kg
Sight : 3 Dot Fixed
Firing Mode : Single, Safe
Locking : Intercept Notch & Hammer Block
Finishing : Black/Gray
Spesifikasi P 3
NSN : 1005-45-000-1723
Calibre : 7.65 x 17 mm (1.32 ACP)
Barrel Length : 100 mm
Overall Length : 177 mm
Capacity : 12 Rounds
Weight : 0.794 kg
Sight : 3 Dot fixed
Firing Mode : Single, Safe
Locking : Intercept Notch & Hammer Block
3. Forest Guard Gun
forest-guard-gun
Spesifikasi PM2-V1
Calibre : 9 mm
Weight Without Magazine : 2, 90 kg
Weight with magazine : 3, 18 kg
Length Butt Extended : 625 mm
Length Butt Folded : 417 mm
Hight with magazine : 270 mm
Hight Without magazine : 225 mm
Wide : 70 mm
Barrel Length : 195 mm
Sight : Ajustable
Operation : Blow back
Capacity : 20
Firing modes : Semi-Automatic,Double
Spesifikasi PM2-V2
Calibre : 9 mm
Weight Without Magazine : 3, 20 kg
Weight with Magazine : 3, 45 kg
Butt extended : 720 mm
Butt folded : 515 mm
Hight With Magazine : 270 mm
Hight Without Magazine : 225 mm
Wide : 70 mm
Barrel Length : 145 mm
Sight : Adjustable
Operation : Blow back
Capacity : 20
Firing modes : Semi-Automatic,Double
4. REVOLVER
R1-V1
piss1
R1-V2
piss2
Spesifikasi R 1 – V 1
– N S N : 1005-45-000-1721
- Calibre : 38 Spc
- Overall Length : 235 mm
- Capacity : 6 Rounds
- Weight : 0.970 kg
- Sight : Fixed
- Finishing : Black
Spesifikasi R 1 – V 2
– N S N : 1005-45-000-1722
- Calibre : 38 Spc
- Overall Length : 181 mm
- Barel Length : 2″
- Capacity : 6 Rounds
- Weight : 0.88 kg
- Fixed : Fixed
- Finishing : Black
5. SAR-2
sar1
The professional shotgun is the first choice of users who seek maximum working speed and high shooting performance.
Spesifikasi SHOTGUN Professional MAGNUM
Calibre : 12 gauge
Barrel length : 560 mm
Weight : 2,85 kg
Mechanism : Semi Automatic
7. Machine Gun
7-machine-gun
Spesifikasi SPM2-V1
Calibre : 7.62 x 51 mm
Total length : 1070 mm
Barrel length : 635 mm
Weight : 13 kg
Total weight incl. tripod : 31.75 kg
Locking system : dropping the locking lever
Trigger pull strength : 3 kg
Ammunition : MU-2T J
Firing mode : automatic
Firing distance : 1500 m
Spesifikasi SPM2-V2
Calibre : 7.62 x 51 mm
Total length : 1275 mm
Barrel length : 635 kg
Weight : 2.95 kg
Weight with bipod : 11.58 kg
Locking system : dropping the locking lever
Trigger pull strength : 3 kg
Ammunition : MU-2T J
Firing mode : automatic Effective
Firing distance : 1500 m
8. Grenade launcher
8-grenade-launcher
Spesifikasi
Calibre : 40 mm
Overall Length : 289 mm
Barrel Length : 200 mm
Overall Weight : 1,33 kg
Overall Weight With Sabhara V2 : 4,68 kg
Overall Weight With Amunition : 4,93 kg
Trigger Strength : 2,30 kg
Amunition : GL 40, Prastice HE, HEDP, ILLUM, Tear Gas
Firing Mode : Single
Firing Range : 380 m
Muzzle Speed (Vo): 75 m/sec
9. Sniper Rifle
9-sniper-rifle
This 7,62 mm caliber rifle is designed to meet all requirements and features of a sniper rifle. A bipod and a telescope are normally fit to the rifle for higher aiming and shooting accuracy and stability.
Spesifikasi
Weight : 6,82 kg
Mechanism : Bolt Action
Magnification : 3,5 – 10 X
10. Sabhara Rifle
10-sabhara-rifleThe successful design SS1 series has encouraged our designers and engineers to develop the war enforcement versions. The development of these version is manly based on the requirement of paralyzing stopping power appropriate or law enforcement conditions. Available in 2 versions: SABHARA/POLICE-VI and SABHARA/POLICE-V2.
Spesifikasi
Calibre : 7.65 x 45 mm
Barrel Length : 247 mm
Weight : 3,38 kg
Overall Length : 790 mm
Mechanism : Gas operated
11. Assault Rifle SS1
11-assault-rifle-ss1
Spesifikasi SS1-V1
Overall Length Butt Extended : 997 mm
Overall Length Butt Folded : 766 mm
Barrel Length : 449 mm
Weight With Empty Magazine : 4,01 kg
Weight With Magazine content 30 : 4,37 kg
Sight in No. 250 : 0 – 300 m
Sight in No. 400 : 300 – 450 m
Firing Mode : Single,3-Round Burst,Full Auto,Safe
Cyclic Rate of Fire : 720 – 760 rpm
Amunition : MU5-TJ atau SS 109 atau MU5-H
Spesifikasi SS1-V2
Overall Length Butt Extended : 890 mm
Overall Length Butt Folded : 666 mm
Barrel Length : 363 mm
Weight With Empty Magazine : 3,91 kg
Weight With Magazine content 30 : 4,27 kg
Sight in No. 250 : 0 – 300 m
Sight in No. 400 : 300 – 450 m
Firing Mode : Single,Full Auto,Safe
Cyclic Rate of Fire : 720 – 760 rpm
Amunition : MU5-TJ atau SS 109 atau MU5-H
Spesifikasi SS1-V3
Barrel Length : 363 mm
Overall Length Butt Extended : 997 mm
Overall Length Butt Folded : 766 mm
Barrel Length : 449 mm
Weight With Empty Magazine : 4,01 kg
Weight With Magazine content 30 : 4,37 kg
Sight in No. 250 : 0 – 300 m
Sight in No. 400 : 300 – 450 m
Firing Mode : Single,3-Round Burst,Safe
Amunition : MU5-TJ atau SS 109 atau MU5-H
Spesifikasi SS1-V5
Overall Length Butt Extended : 770 mm
Overall Length Butt Folded : 557 mm
Barrel Length : 252 mm
Weight With Empty Magazine : 3,37 kg
Weight With Magazine content 30 : 3,73 kg
Sight in No. 250 : 0 – 100 m
Sight in No. 400 : 100 – 200 m
Firing Mode : Single,Full Auto,Safe
Cyclic Rate of Fire : 720 – 760 rpm
Amunition : MU5-TJ atau SS 109 atau MU5-H
12. Assault Rifle Marinized
12-assault-rifle-marinizedWith special coating process, making SS1 Marinize weapon hold up to sea water / not easy to rust. Weapon remain to function after drenched in the mud or sand. SS1 Marinize is designed with elegan colour touch. Available in 3 variant, SS1-M1 long barrel with foldable butt, SS1-M2 short barrel with foldable butt, and SS1-M5 Commando.
Spesifikasi
NSN : -
Calibre : 5.56 x 45 mm
Barrel Length : 449 mm
Overall Length Butt Extended : 997 mm
Overall Length Butt Folded : 766 mm
Weight With Empty Magazine : 4.01 kg
Cyclic Rate of Fire : 720 – 760 rpm
Firing Mode : Single,3-Rounds Burst,Full Auto,Safe
Sight : Mechanical Sight
Max Effective Range : 450 m
Finishing : Gray / Black
13. SS1-R5 Raider
13-ss1-r5-raiderSS1-R5 Assault Rifle come up light and slimer with high accuration. Destined to special team like attack, infiltration, short distance contact with forest field, mount, swamp, sea and or urban. SS1-R5 can be attached bayonet and various types of telescopes.
Spesifikasi
NSN : -
Calibre : 5.56 x 45 mm
Barrel Length : 252 mm
Overall Length Butt Extended : 770 ,,
Overall Length Butt Extended : 557 mm
Weight With Empty Magazine : 3.37 kg
Cyclic Rate of Fire : 650 – 700 rpm
Firing Mode : Single,Full Auto,Safe
Sight : Mechanical Sight
Max Effective Range : 375 m
Finishing : Gray / Black
14. Assault Rifle SS2
14-assault-rifle-ss2SS2 is a new generation of assault rifle having caliber 5.56 x 45 mm and barrel twist 7?. It has lightweight, reliability, and high accuracy by using foldable butt to make it flexible for suitable necessities. This rifle is compatible with mechanical or optical sight as well as suitable with several accessories such as silencer, bayonet, grenade launchers, etc. It has also been developed into types of long and short barrels that can be used with mechanical or optical sight to meet with its operation in the battlefield.
Spesifikasi SS2-V1
NSN : -
Calibre : 5.56 X 45 mm
Barrel Length : 460
Overall Length
Butt Extended : 990
But Folded : 740
Weight
With Empty Magazine : 3.4 kg
Cyclic Rate of Fire : 675 – 725 rpm
Mode Firing : Single, Full Auto, Safe
Sight : Mechanical Sight
Max Effective Range : 500 m
Finishing : Black / Gray
Spesifikasi SS2-V2
NSN : -
Calibre : 5.56 X 45 mm
Barrel Length : 403
Overall Length
Butt Extended : 920
But Folded : 670
Weight
With Empty Magazine : 3.4 kg
Cyclic Rate of Fire : 675 – 725 rpm
Mode Firing : Single, Full Auto, Safe
Sight : Mechanical Sight
Max Effective Range : 400 m
Finishing : Black / Gray
Spesifikasi SS2-V3
NSN : -
Calibre : 5.56 X 45 mm
Barrel Length : 460
Overall Length
Butt Extended : 990
But Folded : 740
Weight
With Empty Magazine : 4.2 kg
Cyclic Rate of Fire : 675 – 725 rpm
Mode Firing : Single, Full Auto, Safe
Sight : Optical Sight
Max Effective Range : 600 m
Finishing : Black / Gray
15. Pistol Serbu
15-pistol-serbu
15-pistol-serbu9Produk Pindad yg dibuat untuk agen khusus,pasukan khusus,pilot sama pengendara tank yaitu pistol serbu,punya kaliber 5,56 x 45mm (sama kaya senapan serbu),desainnya mirip kaya pistol robocop basisnya dari P2 yg dah sering dipake dikalangan TNI.
Untuk pelurunya dah dibuat di pabrik nya di malang jadi emang tergolong khusus.

JENIS SENJATA-SENJATA SNIPER YANG DI MILIKI INDONESIA

Beragam senapan sniper di gunakan di lingkungan TNI saat ini. Beda dengan polri yang hanya memiliki satuan 1 gegana dan Detasemen 88 Anti Teror. Sniper yang di gunakan lebih aman, yaitu Armalite AR-10T buatan Amerika Serikat. Sebenarnya tidak efektif bagi sebuah Korps. Tapi ya sudah, berikut parade sniper yang digunakan TNI-Polri

REMINGTON 700
Inilah salah satu senapan sniper terbaik di dunia. Dikembangkan dari keberhasilan Winchester 70, Remington 700 belakangan di pilih lagi saat AS butuh sniper baru, M24 Remington mengembangkan model 700 sejak 1962, ketika Winchester menolak permintaan Marinir AS untuk penggantian Laras. Charlos Hatchock termasuk pengguna model 700. Foto di atas adalah Winchester 70.

Nama : Remington 700
Kaliber :7,62 x 51 mm
Sistem : Bolt Action
Berat : 4,08 kg kosong tanpa telescope
Panjang : 1,662 mm
Laras : 660 mm
Pengguna : Marinir

GALIL GALATZ/99 R
Ide dasarnya tak lain senapan serbu AB Israel Galil AR. Lewat proses publikasi lahirlah Galil Galatz. Tak sukses pendahulunya galatz konon punya akurasi rada payah. Selain itu, ongkos produksinya juga mahal. Meski sempat di produksi banyak, IMI terpaksa merilis versi lanjutnya Galil 99r sistem otomatis.


Nama : Galil 99R
Kaliber : 7,62 mm
Panjang : 111,5 cm
Laras : -
Berat : 6,4 kg
Sistem : Semi outo
Magasen : 20
Pengguna : Kostrad

SPR-1
SPR alias Senjata Penembak Runduk buatan PT. Pindad Indonesia ini sudah menjadi standar TNI. Secara keseluruhan, semua persyaratan sudah dimiliki. Mulai dari laras yang panjang, teleskop dan bipod yang ampuh membidik target dengan jaminan akurasi dan stabilitas tinggi. Hanya sayang, body masih menggunakan kayu.

Nama : SPR-1
Kaliber : 7,62 x 51 mm
Laras : 650 mm
Berat : 6,82 kg
Sistem : Bolt Action
Alat bidik : teleskop
Pengguna : TNI


SIG SHR 970
Baik varian STR maupun SHR 970, sama-sama dikembangkan dari SHR (Swiss Hunting Rifle) oleh pabrik SIGarms, Swiss. SHR merupakan lightweight Tacicla Rifle, sementara STR Long Range Rifle. Kelebihan SIG 970 adalah kemudahan mengganti laras dan Kaliber. SIG SHR 970 Tactical Rifle Kaliber 7,62mm x 51 mm

Nama : SIG LTR 970
Kaliber : 7,62mm NATO (.308 WIN) atau 300 Win Magnum
Sistem : Bolt Action, rotating bolt
Laras : 690 mm
Berat : 4,43 kg kosong tanpa scope
Panjang : 1.143 mm
Pengguna : Den Bravo 90


HECATE II
Tak Banyak satuan TNI memiliki sniper berat sekelas FNH/PGM Ultima Ratio Hacate II. Mengusung kaliber 12,7 mm dan bobot yang berat, pastilah akurasinya bagus. Mungkin karena spesialisasi teror pesawat terbang, bravo 90 memilih Hacate II yang pelurunya anti material.


Kaliber : 50 BMG (12,7 x 99m)
Sistem : Bolt Action
Laras : 700 mm
Berat : 13,8 Kg
Panjang : 1.380 mm
Magasen : 7 Peluru
Pengguna : Den Bravo 90


SIG SAUER SSG 3000
SSG 300 dibuat oleh SIG Arms, Swiss dan J.P Sauer Jerman. SSG 3000 dikembangkan dari senapan target sauer200STR. Masih menganut sistem Bolt Action, hanya saja anak pelurunya sudah pake rumah alias magasin.

Nama : SIG Sauer SSG 3000
Kaliber : 7,62 x 51 mm
Panjang : 1.180 mm
Laras : 610 mm
Weight : 6,2 kg
Magasin : 5
Pengguna : Den Bravo 90, marinir

BRNO CZ550
Jujur saja, sniper satu ini masih berteknologi lawas. Senjata ini berasal dari Republik Chechnya dan pernah terihat di Markas Kepala Negara , Paspamres. Cz550 merupakan versi modern dari modal 70 dan mauser 98

Nama : Brno cz 550
Kaliber : 7,62 mm
Sistem : bolt Action
Pengguna : Paspamres


ARMALITE AR-10
Detasmen 88 Antiteror Polda Metro Jaya di dapati menggunakan AR-10 bukannya M-24 seperti yang disebut-sebut selama ini. Belum ada prestasi yang bisa disebut. Berhubung masih baru. Tim memasangkan dengan tropong bushnell.

Nama : AR-10
Kaliber : .308 / 7,62 mm (.243 win)
Laras : 610 mm
Berat : 4,72 kg
Sistem : Gas operated, Rotating bolt, semi-auto
Akurasi : 1” groups at 100 yard (93m) dengan ketepatan (1moa)
Pengguna : Den 88 AT Polri


STEYR SSG-69
Steyr Mannilicher MOD SSG-69 bolt Action kaliber 7,62 x 51mm diproduksi oleh steyr Daimter puch, swis, sudah menjadi sniper standar AD Austria

Nama : SSG 69
Kaliber : 7,62 x 51 mm
Laras : 650 mm
Berat : 6,82 kg
Sistem : bolt Action
Alat bidk : teleskop
Pengguna : Yonif Linud 328

SIG SG 550
Dibuat oleh SAN Swiss ARMS (sekarang anggota dari grup SIGARMS). Sniper SG 550 sangat cocok untuk penembakan jarak menengah dan digunakan oleh polisi antiteror. Karena sangat mudah di operasikan dan mempunyai akurasi yang baik.

Nama : SG-550
Kaliber : 5.58 mm Nato (.223 Rem)
Sisitem : Gas, semi-auto
Laras : 650 mm
Berat : 7,02 kg
Panjang : 1.130 mm
Magasin : 5,20,30
Pengguna : Marinir

Roket RX-420 & CN-235 Militer: Getarkan Australia, Singapura, Malaysia

Momentum ini harus dijaga terus dan ditingkatkan sebagai kebanggaan atas kemampuan teknologi sendiri. Jangan sampai karya insinyur Indonesia ini dijegal justru oleh orang Indonesia sendiri (biasa) para ekonom-ekonom Pemerintah yang sering menganggap karya bangsa sendiri sebagai terlalu mahal dan hanya buang-buang uang saja untuk riset ….! Inilah musuh yang sebenarnya. Waspadailah kawan-kawan insinyur Indonesia.
Meski sudah berlangsung 2 pekan yang lalu, peluncuran roket RX-420 Lapan ternyata masih jadi buah bibir. Anehnya bukan jadi buah bibir di Indonesia yang lebih senang ceritera Pilpres, tetapi di Australia, Singapura dan tentu saja di negara tetangga yang suka siksa TKI dan muter-muterin Ambalat yakni Malaysia.
Seperti diketahui roket RX-420 ini menggunakan propelan yang dapat memberikan daya dorong lebih besar sehingga mencapai 4 kali kecepatan suara. Hal itu membuat daya jelajahnya mencapai 100 km. Bahkan bisa mencapai 190 km bila struktur roket bisa dibuat lebih ringan. Yang punya nilai tambah tinggi ini adalah 100% hasil karya anak bangsa, para insinyur Indonesia. Begitu pula semua komponen roket-roket balistik dan kendali dikembangkan sendiri di dalam negeri, termasuk software.
Hanya komponen subsistem mikroprosesor yang masih diimpor. Anggaran yang dikeluarkan untuk peluncurannya pun “cuma” Rp 1 milyar. Kalah jauh dengan yang dikorupsi para anggota DPR untuk traveller checks pemenangan Miranda Gultom sebagai Deputi Senior Gubernur BI yang lebih dari Rp. 50 milyar. Apalagi kalau dibandingkan dengan korupsi BLBI yang lebih dari Rp. 700 trilyun.
Mengapa malah menjadi buah bibir di Australia, Singapura dan Malaysia? Karena keberhasilan peluncuran roket Indonesia ini ke depan akan membawa Indonesia mampu mendorong dan mengantarkan satelit Indonesia bernama Nano Satellite sejauh 3.600 km ke angkasa. Satelit Indonesia ini nanti akan berada pada ketinggian 300 km dan kecepatan 7,8 km per detik. Bila ini terlaksana Indonesia akan menjadi negara yang bisa menerbangkan satelit sendiri dengan produk buatan sendiri. Indonesia dengan demikian akan masuk member “Asian Satellite Club” bersama Cina, Korea Utara, India dan Iran.
Nah kekhawatiran Australia, Singapura dan Malaysia ini masuk akal, bukan? Kalau saja Indonesia mampu mendorong satelit sampai 3.600 km untuk keperluan damai atau keperluan macam-macam tergantung kesepakatan rakyat Indonesia. Maka otomatis pekerjaan ecek-ecek bagi Indonesia untuk mampu meluncurkan roket sejauh 190 km untuk keperluan militer bakal sangat mengancam mereka sekarang ini pun juga!!! Kalau tempat peluncurannya ditempatkan di Batam atau Bintan, maka Singapura dan Malaysia Barat sudah gemetaran bakal kena roket Indonesia.
Dan kalau ditempatkan di sepanjang perbatasan Kalimantan Indonesia dengan Malaysia Timur, maka si OKB Malaysia tak akan pernah berpikir ngerampok Ambalat. Akan hal Australia, mereka ada rasa takutnya juga. Bahwa mitos ada musuh dari utara yakni Indonesia itu memang bukan sekedar mitos tetapi sungguh ancaman nyata di masa depan dekat.
CN 235 Versi Militer
Rupanya Australia, Singapura dan Malaysia sudah lama “nyaho” kehebatan insinyur-insinyur Indonesia. Buktinya? Tidak hanya gentar dengan roket RX-420 Lapan tetapi mereka sekarang sedang mencermati pengembangan lebih jauh dari CN235 versi Militer buatan PT. DI. Juga mencermati perkembangan PT. PAL yang sudah siap dan mampu membuat kapal selam asal dapat kepercayaan penuh dan dukungan dana dari pemerintah.
Kalau para ekonom Indonesia antek-antek World Bank dan IMF menyebut pesawat-pesawat buatan PT. DI ini terlalu mahal dan menyedot investasi terlalu banyak (“cuma” Rp. 30 trilun untuk infrastruktur total, SDM dan lain-lain) dan hanya jadi mainannya BJ Habibie. Tetapi mengapa Korea Selatan dan Turki mengaguminya setengah mati? Turki dan Korsel adalah pemakai setia CN 235 terutama versi militer sebagai yang terbaik di kelasnya.
Inovasi 40 insinyur-insinyur Indonesia pada CN 235 versi militer ini adalah penambahan persenjataan lengkap seperti rudal dan teknologi radar yang dapat mendeteksi dan melumpuhkan kapal selam. Jadi kalau mengawal Ambalat cukup ditambah satu saja CN235 versi militer (disamping armada TNI AL dan pasukan Marinir yang ada) untuk mengusir kapal selam dan kapal perang Malaysia lainnya.
Nah, jadi musuh yang sebenarnya ada di Indonesia sendiri. Yakni watak orang Indonesia yang tidak mau melihat orang Indonesia sendiri berhasil. Karya insinyur-insinyur Indonesia yang hebat dalam membuat alutsista dibilangin orang Indonesia sendiri terutama para ekonom pro Amerika Serikat dan Eropa: “Mending beli langsung dari Amerika Serikat dan Eropa karena harganya lebih murah”.
Mereka tidak berpikir jauh ke depan bagaimana Indonesia akan terus tergantung di bidang teknologi, Indonesia hanya akan menjadi konsumen teknologi dengan membayarnya sangat mahal terus menerus sampai kiamat tiba.
Kalau ada kekurangan yang terjadi dengan industri karya bangsa sendiri, harus dinilai lebih fair dan segera diperbaiki bersama-sama. Misalnya para ahli pemasaran atau sarjana-sarjana ekonomi harus diikutsertakan dalam team work. Sehingga insinyur-insinyur itu tidak hanya pinter produksi sebuah pesawat tetapi setidaknya tahu bagaimana menjual sebuah pesawat itu berbeda dengan menjual sebuah Honda Jazz.
Kalau ada kendala dalam pengadaan Kredit Ekspor sebagai salah satu bentuk pembayaran, tolong dipecahkan dan didukung oleh dunia perbankan, agar jualan produk sendiri bisa optimal karena akan menarik bagi calon pembeli asing yang tak bisa bayar cash.
CN235

Indonesia di mata dunia - versi dari forum malingsial

berikut pendapat masyarakat dunia terhadap Indonesia berdasarkan negara.

1. Israel, 15% berpandangan positif terhadap Indonesia dan 71% berpandangan negatif. Sisanya abstain.

2. Iran, 50% berpandangan positif terhadap Indonesia dan 31% berpandangan negatif. Sisanya abstain.

3. North Korea, 40% berpandangan positif terhadap Indonesia dan 37% berpandangan negatif. Sisanya abstain.

4. USA, 21% berpandangan positif terhadap Indonesia dan 71% berpandangan negatif. Sisanya abstain.

5. Japan, 84% berpandangan positif terhadap Indonesia dan 9% berpandangan negatif. Sisanya abstain.

6. France, 53% berpandangan positif terhadap Indonesia dan 23% berpandangan negatif. Sisanya abstain.

7. China, 62% berpandangan positif terhadap Indonesia dan 27% berpandangan negatif. Sisanya abstain.

8. UK, 56% berpandangan positif terhadap Indonesia dan 30% berpandangan negatif. Sisanya abstain.

9. India, 61% berpandangan positif terhadap Indonesia.

10. Venezuela, 30% berpandangan positif terhadap Indonesia.

Seandainya polling dilakukan di Malaysia, berapakah persentase rakyat malaysia yang memandang positif dan negatif Indonesia?

Wah, Indonesia negara paling bahagia ke-16 di Dunia. Singapura ama Malaysia kalahh..

Indonesia, Negara Ke-16 Terbahagia di Dunia

Berbahagialah warga Indonesia, karena Indonesia menempati peringkat ke-16 sebagai negara dengan penduduk paling berbahagia di dunia.

Peringkat ini merupakan hasil survey yang dikeluarkan berdasarkan Happy Planet Index (HPI), yang pengukurannya dilakukan berdasarkan tingkat kebahagiaan penduduk, usia harapan hidup dan kondisi lingkungan dari berbagai negara.

Kostarica merupakan negara paling bahagia di dunia berdasarkan rangking yang dikeluarkan oleh New Economics Foundation dan diikuti oleh Dominica dan Jamaica.

Untuk wilayah Asia Tenggara, tingkat kebahagiaan warga Indonesia hanya dikalahkan oleh Vietnam yang menempati peringkat ke-5 dan Filipina yang menempati peringkat ke-14.

Dari hasil survey terlihat bahwa negara-negara kaya menempati daftar sebagai negara yang tidak berbahagia akibat banyaknya tingkat kekerasan dan kriminal yang menyebabkan ketidaknyamanan warga .

“Para penguasa pemerintahan sebaiknya mulai memikirkan taraf kenyamanan hidup warga, jangan cuma fokus pada peningkatan GDP saja. Peringkat ini merupakan pesan kepada mereka untuk bisa menjadikan warga menikmati hidupnya,” kata Nick Marks, seorang pengurus New Economics Foundations. (jhs)
Peringkat negara paling berbahagia di Asia Tenggara:

Nama Negara Peringkat
Vietnam 5
Philippines 14
Indonesia 16
Laos 19
China 20
Malaysia 33
Thailand 41
Singapore 49

Pengakuan MAAF dari MALINGSIA tentang Tari Pendet

Norman Abdul Halim, Seorang Produser film Documenter Swasta Malaysiamengutarakan permohonan maafnya kepada seluruh Rakyat Indonesia,terutama Orang Bali yang merasa dilecehkan oleh Klaim filmdocumentarnya tentang Asal Usul Batik dan Tari Pendet.

Secarategas Norman Abdul Halim Mengatakan bahwa dia meminta maaf, ataspenayangan Tari Pendet Bali di Iklam Enigmatic Malaysia di DiscoveryChanel serta menhentikan Penayangan Iklan kontrversial tersebut dansanggup mengganti rugi kepada Masyarakat Bali.

Serta Norman mengakui Bahwa Tari Pendet adalah Asli Pulau Dewata Bali.

SebelumnyaNorman sempat berkilah dan berbelit-belit mengatakan bahwa tari pendetadalah warisan nenek moyang dan siapapun berhak mengakuinya, namunsetelah beradu argument dengan Bapak Menteri Pariwisata Indonesia "JeroWacik" yang Asli Putra Bali, Norman Abdul Halim tidak berkutik samasekali, semua statement Norman Abdul Halim di sanggah Putra Bali BapakJero Wacik.

Bahkan Menteri Pariwisata Indonesia sempatmenyinggung Norman tentang asal mula dana pembiayaan dan siapa yangmenyuruh membuat Iklan enigmatic tersebut, kembali Norman berkilah danberbelit belit, sehingga akhirnya Bapak Jero wacik mengatakan BahwaNorman Bukanlah Level Bapak Jero Wacik untuk berdiskusi.

Padaawal Perbincangan Norman Abdul halim sempat berstatement melecehkanTari Pendet Bali dengan halus, namun segera dia perbaiki atatement nyasetelah didesak olek Bapak Menteri Pariwisata.

Bahkan dalamacara terpisah di MetroTV, Bapak Jero Wacik memperingatkan SeorangRenaldi Kosali, seorang Fakar bicara motivator, bahwa jangan selalumemuji Malaysia, karena selama kita bermasalah dengan Malaysia, akanada pihak-pihak yg akan mengambil keuntungan, dan bahwasanya IndonesiaJauh lebih bermartabat dan Berwibawa dibanding Malaysia.

KerugianMateriil dan inmateriil yang diderita Pihak Bali dan Indonesia, akansegera dihitung dan Pemerintah Malaysia wajib meminta maaf kepadaIndonesia khususnya Bali dan harus ditayangkan di TV International.Sebelum penduduk Bali mengambil tindakan tegas terhadap warga Malaysiayang bermukim dan berwisata di Bali.

Sempat terjadi debat,mengapa Norman memilih tari pendet yang nyata-nyata dari Bali, bukannyatari Mak Yong yang sudah dilarang oleh malaysia karena mengandung unsuragama hindu.

Norman mengatakan tidak sengaja dan tidak tahu,serta merta meminta maaf atas ketidak tahuan orang malaysia terhadapseni dan budaya bali.

dan mengakui bahwa penari tersebut di ambil gambarnya di Bedugul Bali.

menyikapikasus ini, seluruh budayawan dan seniman Bali, berjanji menghentikanmengajari seniman Malaysia untuk menari dan tabuh Bali, karenabercermin dari kasus yang terjadi. Serta tidak ingin kejadian yang samaterulang kembali.

Protes ini dipimpin langsung oleh Seorang sesepuh Seni Putri dari Bali, Ibu Sagung Mas.

Penduduk Bali disarankan tidak mengajari Orang malaysia Seni dan Tradisi Bali, kalau dari negara lain silahkan saja.

Semoga Malaysia selalu belajar dari semua kesalahan dan menghargai Indonesia, terutama Pulau Bali.

Pengakuan Blogger Malaysia tentang lagu Kebangsaannya copy lagu terang bulan

Sebenarnya saya sebagaia warga indonesia sejati sudah sangat gerah dengan penghinaan mereka terhadap Indonesai, dari penghinaan lagu kebangsaan, pencurian berbagai budaya, dari tari pendet, cendol, sampai rendang asli sumatra barat di klaim juga. Bahkan yang lebih lucunya lagi masa Tukul Arwana Di klaim juga..hehe :)

Memang lagu kebangsaan milik malaysia itu bukan hanya mirip dengan lagu terang bulan, tetapi memang sama persis dan durasinya pun sama. hanya liriknya saja yang diganti. Perusahaan recording terbesar di indonesia akan men-Somasi malaySia tentan hal ini.

Tatapi hal yang menghebohkan lagi saya menemukan suatu blog yang berisi pengakuan blogger malaysia tentang Copy lagu kebangsaannya adalah copy dari lagunya terang bulan milik asli indonesia. Ini juga tercantuk di forum Topix.com. Silakan jajal.

Berikut Kutipannya :

Saya telah lupa entah berapa kali saya telah menulis tentang lagu Terang Bulan ini. Semenjak saya di Universiti Malaya dalam tahun 70an lagi saya telah menulis dan menerangkan apakah dia si Terang Bulan. Saya tidak akan lupa bagaimana Concorong Republik Indonesia Bung Karno telah memainkan lagu Terang Bulan ketika Konfrontasi (1963-64).

Terang Bulan dimainkan di concorong. Concorong? Apa jadahnya concorong ini? Untuk mereka yang lahir pada zaman Firaun concorong adalah perkataan Melayu untuk radio. Perkataan ini telah saya pelajari sebelum saya belajar sains dan maths dalam Bahasa Inggeris.

Bung Karno memainkan lagu Terang Bulan di Radio Republik Indonesia untuk memperlekehkan Tengku Abdul Rahman seorang budak suruhan Inggeris yang tidak berupaya membuat lagu kebangsaan sendiri. Memang tepat anggapan Bung Karno ini. Bagaimana sebuah negara yang mengelar diri mereka “merdeka” tetapi lagu kebangsaan pun di ciplak.

Ha ha ha. Selama 50 tahun penjiplakan ini telah disorok di bawah kopek United Malay National Organisations. Betapa besar pun kopek Rafidah dan kopek Sharizat, penjiplakan ini akhirnya diketahui umum. Memula Moon akhirnya tertonjol keluar apabila kopek-kopek United Malay National Organisations yang semakin mengecut.

Pada satu ketika dahulu lagu Terang Bulan opps… Negara-ku ini dimainkan di panggung wayang. Ini pun ketika saya belum belajar sains dan maths dalam Bahasa Inggeris. Awalnya Terang Bulan dimainkan sebelum filem bermula. Kami kanak-kanak seperti biasa dibuli agar bangun berdiri “kunoon” sebagai contoh rakyat patriotik. Kemudian, entah apa berlaku Terang Bulan dimainkan apabila filem selesai diputar. Akhirnya hingga ke hari ini satu hampeh pun tidak ada lagi. Warga telah bosan dengan Terang Bulan.

Sebenarnya pada ketika itu dalam panggung wayang tidak sesiapa yang ambil pot apabila Terang Bulan berbunyi dan bendera Star and Stripes opps salah lagi… apabila bendera Tanah Melayu berkibar. Kami anak-anak sekolah sahaja yang berdiri kerana takut (sic) kalau-kalau cik gu ada sama di dalam panggung. Pak Cik, abang dan kakak langsung tidak ambil pot apabila Terang Bulan berbunyi.

Semua ini berlaku ketika beberapa tahun sesudah British meninggalkan Tanah Melayu. Ini di era Firaun belum menjadi Firaun. Ini di zaman surat beranak Mahathir masih di tulis son of Kutty. Ini sebelum Razak Hussein dapat berkenalan dengan Sarimah. Ini pada zaman ada joget lambat selepas perkahwinan anak wakil rakyat Pas.

Zaman yang saya katakan ini ialah zaman sebelum kita semua boleh menggoogle. Zaman sebelum Mahazalim dan Mahafiraun menjadi santapan bacaan. Zaman sebelum blog wujud dan menyusahkan Utusan Malaysia dan RTM.

Kini kita telah memasuki zaman pasca moden. Semuanya boleh. Naratif induk tentang dunia ini di wujudkan oleh tuhan dalam masa tujuh hari telah dipersoalkan. Meta naratif tentang Adam dan Hawa hanya dilihat sebagai metafora.

Ekonomi Indonesia terbesar ke-5 di dunia pada tahun 2030

Indonesia Ditargetkan Masuk Lima Besar Dunia

TEMPO Interaktif, Jakarta:Yayasan Indonesia Forum memproyeksikan Indonesia akan menjadi bagian dari lima besar kekuatan ekonomi dunia dengan pendapatan per kapita sebesar US$ 18 ribu pada 2030. Yayasan juga memproyeksikan, 30 perusahaan Indonesia akan masuk daftar Fortune 500 companies.

“Itu cita-cita maha besar," tutur Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam acara pemaparan Visi Indonesia 2030 oleh Yayasan Indonesia Forum yang diketuai pengusaha Chairul Tanjung dengan para pembina Yayasan beberapa menteri ekonomi Kabinet Indonesia Bersatu, Kamis (22/3) di Istana Negara.

Presiden mengakui, kebangkitan bangsa Indonesia agak terlambat meski di abad 19, ekonomi Indonesia sudah berintegrasi dengan ekonomi kawasan dan dunia. Namun, ia yakin di abad 21 Indonesia dapat mencapai cita-citanya karena Indonesia selalu dapat mengatasi persoalan bangsa dan telah teruji dalam sejarah. “Bangsa besar adalah bangsa yang bisa mewujudkan mimpinya.”

Meski tidak bermaksud membandingkan, Presiden mengatakan, pemerintah juga telah memiliki rencana pembangunan nasional 2005-2025 yang tertuang dalam Undang-undang Nomor 17 tahun 2007.

UU itu menetapkan delapan langkah pembangunan di antaranya masyarakat yang bermoral, berbudaya dan beradab, masyarakat demokratis berbasis hukum, Indoensia yang aman,damai dan bersatu, pemerataan pembangunan yang berkeadilan, Indonesia asri dan lestari.

“Kuncinya adalah komitmen pemimpin nasional dan konsistensi kesinambungan dalam pembangunan 5 tahunan serta keberfihakan yang kuat terhadap rakyat,” tutur Presiden.

Dalam presentasinya, Yayasan Indonesia Forum mengatakan bahwa Indonesia yang saat ini masuk negara berpendapatan menengah bawah (lower middle income) akan mempertahankan posisinya hingga 2015.

Namun selanjutnya Indonesia akan masuk sebagai negara berpendapatan menengah ke atas (upper middle income) dengan asumsi pertumbuhan ekonomi riil 7,62 persen per tahun, laju inflasi rata-rata 4,95 persen per tahun, pertumbuhan penduduk rata-rata 1,12 persen per tahun. Kemudian pada 2030 memiliki pendapatan per kapita US$ 18 ribu. Dengan jumlah penduduk 285 jiwa, pendapatan domestik bruto (PDB) Indonesia mencapai US$ 5,1 triliun dan Indonesia masuk dalam 5 besar perekonomian dunia.

Perekonomian nasional akan dimotori sektor jasa yang akan mencapai momentumnya pada 2020 dan tumbuh lebih cepat dari sektor industri. Pada 2025, kontribusi sektor jasa dalam GDP akan mengungguli sektor industri.

“Proyeksi itu bukan tanpa perhitungan. Saya melihat Presiden justru sangat yakin meski kondisi masyarakat kita kurang mendukung. Kalau bercita-cita saja
tidak berani, bagaimana mau maju,” tegas Chairul Tanjung dalam konferensi pers di samping Istana Negara

Malaysia Provinsi Ke-34 Republik Indonesia

Malaysia Provinsi Ke-34 Republik Indonesia

Malaysia kembali berulah, tetangga kita yang sudah kehilangan harga diri dan jati diri bangsanya kali ini mengklaim Bunga Bangkai dan tari pendet sebagai budaya mereka.

Ada artikel menarik yang saya temukan ketika sedang asik berfacebook ria. Judul artikelnya pun sangat mantap " Defacto, Malaysia Provinsi Ke-34 Republik Indonesia ". Berikut kutipannya.

Ketika saya menggelandang di Austria dan mengikuti tour sehari ke Salzburg dari Vienna, saya baru sadar kalau saya satu bis bersama orang-orang kaya dari seluruh dunia. Ada seorang madame dari Perancis, seorang nyonya dari Kanada, pasangan dari Spanyol, beberapa orang dari Amerika Serikat dan salah seorang diplomat dari Korea Selatan. Dalam perjalanan sang madame menanyakan saya dari mana dan mengapa saya bisa sampai di dalam bis itu. Sang madame kemudian mengungkapkan kekagumannya kepada saya yang berani sendirian menggelandang sampai di Austria. Saya juga kemudian dengan semangat menceritakan tentang Indonesia dan mengundang dia untuk datang ke negeri saya. Tiba-tiba dia tersentak dan dengan spontan nyeletuk,”O, ya. Saya baru ingat kalau tahun depan akan menghadiri konferensi Lion Club di Indonesia”.

“Di kota mana ? Di Jakartakah atau di Balikah ?” saya bertanya.

Dia mengaku lupa, tapi kelihatan dari raut wajahnya dia begitu penasaran, malah membuka-buka buku agendanya segala.

Setelah sore dia kembali menghampiri saya,”Osa, saya ingat ke mana nanti saya akan mengunjungi Indonesia”.

“Di manakah ?” saya juga ikut-ikutan penasaran.

Sambil tersenyum dia menjawab dengan tegas, “Di Bangkok”. Haa ?!


Dari pengalaman di atas, saya kok jadi berpikir apakah negara-negara tetangga kita sedang memanfaatkan “kebodohan geografi” yang dimiliki oleh sobat-sobat kita di dunia belahan utara dengan mengiklankan diri sebagai bagian dari Indonesia. Makanya saya berprasangka apakah Bangkok mengiklankan diri sebagai bagian dari negara Indonesia, karena terus terang banyak orang dengar tentang Bali dan Indonesia tapi tidak begitu mengerti di mana letaknya di peta. Di setiap iklannya mereka menampilkan pantai-pantai yang indah (seperti Bali), suasana Bangkok (yang seperti Bali) dan wajah-wajah manis mirip wajah saya (ehm..ehm), dan itu dipersepsi oleh orang-orang Eropa bahwa kalau mereka ke Bangkok berarti sudah sama dengan pergi ke Indonesia.

Dengan logika yang sama, saya coba menganalisis bahwa secara psikologis Malaysia sedang mengiklankan diri sebagai bagian dari Indonesia. Dengan iklannya yang menampilkan Rasa Sayange, wayang kulit, angklung, batik, tari pendet, reog dan bunga bangkai mereka sedang menanamkan persepsi ke benak orang-orang awam di Eropa dan Amerika Serikat, bahwa dengan berkunjung ke Malaysia berarti sudah berkunjung ke Indonesia. Wong, seluruh dunia (UNESCO) sudah tahu kok kalau wayang kulit itu dari Indonesia, lalu bunga bangkai (Raflesia Arnoldia) itu habitatnya juga di Indonesia lalu apa logikanya kalau mereka menampilkan itu semua di iklan wisatanya selain untuk mengecoh orang awam bahwa Malaysia itu bagian dari Indonesia.

Setiap negara biasanya selalu punya kecenderungan untuk menonjolkan ciri khas dan identitas lokalnya, gengsi dong kalau dianggap sama dengan negara lain. Tapi tidak demikian dengan Malaysia, dia melepaskan identitasnya sebagai bangsa Malaysia (melayu) dan lebih ingin dikenal sebagai Indonesia. Jadi nggak terlalu salah kan kalau secara defacto Malaysia sebenarnya telah menjadi propinsi ke-34 Republik Indonesia ? Walaupun malu-malu mengakui, mereka secara psikologis tengah merindukan untuk bergabung dengan Indonesia. Bayangkan, semua yang di Indonesia ada di sana, mulai orang Aceh, orang Minang, orang Jawa, orang Bugis, orang Madura. Malahan para TKI kita sudah beranak-pinak di sana dan sudah menganggap Malaysia sebagai kampung halaman sendiri, nggak beda dengan Surabaya, Jember, Padang atau Makasar. Hebatnya lagi mereka mampu meracuni pikiran orang-orang melayu asli di sana dengan tradisi asli Indonesia semisal reog, wayang kulit, jaran kepang sehingga mereka tercabut dari akar budaya sendiri yaitu melayu. Malaysia sekarang tampaknya malu mengakui diri sebagai bangsa Melayu, mereka lebih bangga dianggap sebagai bagian dari Indonesia.

Mengenai tari Pendet, seharusnya teman-teman di Bali malah bisa merasa menang. Kalau banyak di antara kita bisa menarikan Pendet, tentu sah-sah saja karena Indonesia bukan negara agama sehingga tanpa beban menarikannya walaupun tari Pendet sebenarnya adalah tarian suci Hindu Bali yang dimodifikasi. Tapi lihatlah Malaysia ! Bukankah ini sebuah invasi budaya yang luar biasa karena sebuah negara Islam semacam Malaysia tidak malu-malu mengakui kalau sebuah tarian Hindu Bali sudah menjadi akar budayanya ? Bukankah ini berarti bahwa Malaysia sudah mengakui sebagai bagian dari Bali ?

3 tahun yang lalu banyak dijual kaos-kaos di Malaysia bertuliskan “Sipadan – Ligitan: We come, we conqueror and we win” Nah kalau kita pintar kenapa kita tidak mempromosikan Malaysia sebagai propinsi ke-34 Republik Indonesia di weblog-weblog yang kita miliki. Katakan kepada dunia bahwa silakan datang ke Indonesia, dan setelah anda puas mengunjungi Bali, Bunaken dan Bromo kami akan mengantar anda ke salah satu propinsi kami di utara. Di sana anda akan bisa menikmati segala hal yang juga ada di propinsi-propinsi Indonesia yang lain.

Pemerintah ??!!……aahh…

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More